Langsung ke konten utama

Berhenti Remehkan Anemia! Ini Sebabnya



Anemia merupakan gangguan kesehatan yang lebih banyak terjadi pada perempuan. Hal ini karena perempuan mengalami siklus setiap bulan yang menyebabkan mereka kehilangan banyak darah. Kehilangan darah berarti banyak pula hemoglobin yang terbuang pada siklus tersebut. Gejala  samar ditimbulkan seringkali tidak disadari atau bahkan diabaikan para wanita. Namun jika dibiarkan terus menerus dan menjadi epidemi, sebenarnya gangguan kesehatan ini mampu menurunkan angka kesejahteraan Bangsa Loh Girls! 

1. Kekurangan Hemoglobin Membuatmu Mengantuk, Sepanjang Hari

Anemia merupaka suatu kondisi dimana darahmu mengandung hemoglobin di bawah normal, yaitu dibawah 12 gram/dl. Hemoglobin merupakan zat yang berfungsi  mengikat  oksigen dan mengedarkannya ke sel-sel yang membutuhkan. Apabila hemoglobin sedikit otomatis oksigen yang ada di tubuh jadi rendah. Kebutuhan sel-sel tubuhpun tidak terpenuhi dengan baik. Akibatnya, kitapun akan merasakan sensasi lemas dan mengantuk. Jika sudah Begini, bagaimana mau produktif

2. Susah Konsentrasi  Menjadikan Prestasi Menurun


Masih akibat dari konsentrasi oksigen di dalam tubuh yang rendah. Organ pusat aktivitas kognitif ikut menerima dampaknya. Otak menjadi sulit berkonsentrasi. Menyerap pelajaran yang dijelaskan guru di depan kelaspun menjadi hal yang sulit dilakukan. Gangguan-gangguan ini akan menjadi hambatan dan mencegah kita meraih prestasi cemerlang.  Bahkan berjalan menaiki tangga juga akan menjadi kegiatan yang berat karena  dunia di sekeliling akan lebih sering berputar-putar.

3. Daya Tahan menurun, Berbagai Penyakit Jadi Mudah Menyerang


Yang terjadi pada tubuh apabila kekurangan Hb selanjutnya adalah imunitas menurun. Kemampuan tubuh untuk menangkal berbagai penyakit tidak sebaik ketika tubuh benar-benar sehat. Ketika daya tahan tubuh turun dan ditambah cuaca yang tidak bersahabat, virus dan kuman penyakit akan mudah hinggap dan membajak tubuh kita. 

4. Bisa Mengancam Jiwa Jika Dibiarkan Menahun Hingga Masa Kehamilan Dan Persalinan


Ini dia dampak yang lebih bahaya ketika anemia dibawa berlarut-larut dari kecil hingga dewasa. Tanpa upaya penanganan, anemia akan berdampak buruk pada  calon ibu ketika hamil dan melahirkan kelak. Ibu yang anemia pada saat hamil memupuk faktor risiko pada janin yang dikandungnya serta nyawanya sendiri. Saat melahirkan nanti, ibu anemia lebih mungkin mengalami perdarahan besar karena sel-sel rahim yang kekurangan oksigen tidak adekuat. Dan berita buruknya, perdarahan adalah penyebab paling tinggi angka kematian ibu!  

5. Kesehatan Calon Bayi Juga Ikut Terancam Gara-Gara Anemia 


Bayi yang dilahirkan oleh ibu yang anemia berisiko lebih tinggi mengalami berat lahir rendah atau kurang dari 2500 gram. Hal ini karena nutrisi yang didapatkannya selama dalam kandungan tidak maksimal. Sehingga pertumbuhannyapun tidak mencapai berat bayi normal (lebih dari 2500). Menurut penelitian bayi dengan berat badan rendah lebih rentan terhadap berbagai gangguan kesehatan dan biasanya membutuhkan penanganan yang lebih khusus dibanding bayi normal. 


Jadi , tidak ada alasan lagi untuk mengabaikan anemia ya girls. Kesehatanmu, infestasi masa depanmu

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Superpower

 If you had chosen a superpower, what would you have? I can't tell. Living for a long time is not my dream since I love sleeping very much. A skill to be invisible? I don't think I need it since I don't have any willingness to eavesdrops. And how would you utilize that information you got? I have no idea. Then, I suppose, stopping time is what I want. Since I have wasted it much.  But somehow, I know what my current skill is. It's chasing away people. I am good at ignoring and making them annoyed and leave me. Is it a skill? But is it a skill or a mere weakness? Or you can make it as an excuse: My weakness is my strength, heh. No, honestly, I learn to accept this dark side of mine. Learning and understanding this specific person is a real struggle. And now I realize the gravity of my stupidity. Still, chasing people away by lying is not actually my thing. Will I be punished afterlife for this? I do regret. I was wrong and deeply apologize. Sorry for being childish and d...

Telling a Lie

 I wonder. Why I feel this way. Everything seems messed up. I remember that day, I don't feel right about our relationship. It felt grayish. You message me as if I am someone. But, we progressed nowhere. Perhaps, It was just a play? Or solely a friend? But I don't think that is what a friend supposed to be. Then, I found the easiest way, to cut down our channel by saying I would get married. I didn't like your taste of humor and that stuck relationship. I had a feeling that you too, didn't have any intentions or courage to escalate it into the next level. So I lied. I said that I had found someone, and I would send you an invitation. I asked your address but ended up sending nothing. Because the truth is there is no marriage.  It's been five years, hasn't it? And We completely become stranger. No message sent at all. All is cut off. Do you have any clue that it was a lie? Now, I kind of regret it. I wasn't supposed to tell you a lie. However, I don't hav...

Peringatan

 Seberapa jauh perjalanan yang perlu ditempuh untuk sampai? Ketika memikirkan hal ini, semuanya akan terasa berat. Pikiran, dan hati akan tebebani karena pandangan dipenuhi oleh ribuan langkah yang mesti ditempuh untuk tiba di tujuan. Ada juga yang tidak tahu sama sekali tentang tujuan mereka. Tak tahu kemana melangkah, tiap langkah kecilnya selalu diikuti ketakutan. Hingga kita kadang memutuskan untuk ambil jalan termudah, tidak melakukan apa-apa.  Namun, tidak melakukan apa-apa bukan berarti kamu tidak kemana-mana. Waktu akan menyeret kamu, ke tempat yang sama sekali tidak terprediksi, yang acap kali berupa tempat yang tidak mengenakkan, penyesalan. Tulisan ini adalah peringatan dan juga ajakan untuk diri sendiri yang kerap tak sengaja terlelap dan tak melakukan apapun.  Kalau boleh jujur berpendapat, sepertinya pikiranmu sudah terlalu terkontaminasi oleh keragu-raguan kronis. Ketidakpercayaandirimu sudah terlalu kronis, sepertinya. Bukan tanpa dasar sih, aku bicara dem...