Jika yang anda tahu hanya memerintah, jangan dulu menjadi orang tua. Sebab anakmu akan menjadi korban. Sebelum menjadi orang tua, tolong kenali, bahwa dirimu pun juga cukup toksik untuk menghancurkan kehidupan manusia yang nantinya dititipkan Tuhan. Dengan demikian, kamu setidaknya bisa berhati-hati atau setidaknya memberi penawar atas ulahmu. Sebelum menjadi orang tua, belajarlah cara meminta tolong, meminta maaf, dan berterima kasih. Manusia lugu yang nantinya akan engkau timang bukanlah bawahan atau budak yang boleh sembarangan kamu perlakukan. Sebelum menjadi orang tua, belajarlah menjadi seorang supporter, bukan pengkritik atau banyak mau. Anakmu, bisa jadi akan menyeretmu ke penderitaan jika kerjamu sebagai orang tua juga tidak benar. Kalau kau bisa menjaadi orang tua penuntut, kenapa anak tidak bisa?
If you had chosen a superpower, what would you have? I can't tell. Living for a long time is not my dream since I love sleeping very much. A skill to be invisible? I don't think I need it since I don't have any willingness to eavesdrops. And how would you utilize that information you got? I have no idea. Then, I suppose, stopping time is what I want. Since I have wasted it much. But somehow, I know what my current skill is. It's chasing away people. I am good at ignoring and making them annoyed and leave me. Is it a skill? But is it a skill or a mere weakness? Or you can make it as an excuse: My weakness is my strength, heh. No, honestly, I learn to accept this dark side of mine. Learning and understanding this specific person is a real struggle. And now I realize the gravity of my stupidity. Still, chasing people away by lying is not actually my thing. Will I be punished afterlife for this? I do regret. I was wrong and deeply apologize. Sorry for being childish and d...
Komentar
Posting Komentar