Langsung ke konten utama

Ramu-rambu

 Jika ditanya apa yang paling kamu suka dari hidup, saya akan sulit menjawabnya dengan jujur. Sebab, bagian terbaik adalah tidur. Di dalam tidur, ada banyak posibilitas yang mungkin terjadi. Bertemu artis Korea bahkan alien pun bisa terjadi. Pengalaman yang semacam mustahil dalam ranah realitas. 

Jika Mengatakan hal ini pada seorang ambisius, pasti saya akan habis didebat. Jadi biarkan saya menyimpannya sebagai rahasia pribadi. Semakin kesini, saya menyadari bahwa menjadi ambis tidak cocok dengan diri saya. Dengan munculnya kesadaran itu Saat ini saya menyadari sudah jauh tertinggal. Mereka yang sebaya saya telah tumbuh, dan mempelajari banyak hal sebagai rambu-rambu untuk hidup yang lebih baik. Menjadi dewasa dan bertanggung jawab. 

Saya ingin sekali menemukan pencapaian-pencapaian itu. Layaknya mereka yang disebut manusia dewasa. Namun, jiwa saya terasa sulit berpaling dari masa kecilnya. Ia menyukai mimpi, tidur seperti bayi dan pikirannya kerap melalang buana, menyingkirkan tugas yang sesungguhnya ada di depan mata. Kupikir di usia yang sekarang aku bisa menjadi seseorang. Keluar dari rumah  menuju dunia baru, atau mempunyai kebun sendiri seperti karakter game harvest moon. Namun, setelah saya pikir lagi, bisakah saya yang hobi tidur ini menjadi petani handal? Saya takut nanti akan terbengkalai

Komentar

Postingan populer dari blog ini

My Superpower

 If you had chosen a superpower, what would you have? I can't tell. Living for a long time is not my dream since I love sleeping very much. A skill to be invisible? I don't think I need it since I don't have any willingness to eavesdrops. And how would you utilize that information you got? I have no idea. Then, I suppose, stopping time is what I want. Since I have wasted it much.  But somehow, I know what my current skill is. It's chasing away people. I am good at ignoring and making them annoyed and leave me. Is it a skill? But is it a skill or a mere weakness? Or you can make it as an excuse: My weakness is my strength, heh. No, honestly, I learn to accept this dark side of mine. Learning and understanding this specific person is a real struggle. And now I realize the gravity of my stupidity. Still, chasing people away by lying is not actually my thing. Will I be punished afterlife for this? I do regret. I was wrong and deeply apologize. Sorry for being childish and d...

Telling a Lie

 I wonder. Why I feel this way. Everything seems messed up. I remember that day, I don't feel right about our relationship. It felt grayish. You message me as if I am someone. But, we progressed nowhere. Perhaps, It was just a play? Or solely a friend? But I don't think that is what a friend supposed to be. Then, I found the easiest way, to cut down our channel by saying I would get married. I didn't like your taste of humor and that stuck relationship. I had a feeling that you too, didn't have any intentions or courage to escalate it into the next level. So I lied. I said that I had found someone, and I would send you an invitation. I asked your address but ended up sending nothing. Because the truth is there is no marriage.  It's been five years, hasn't it? And We completely become stranger. No message sent at all. All is cut off. Do you have any clue that it was a lie? Now, I kind of regret it. I wasn't supposed to tell you a lie. However, I don't hav...

Peringatan

 Seberapa jauh perjalanan yang perlu ditempuh untuk sampai? Ketika memikirkan hal ini, semuanya akan terasa berat. Pikiran, dan hati akan tebebani karena pandangan dipenuhi oleh ribuan langkah yang mesti ditempuh untuk tiba di tujuan. Ada juga yang tidak tahu sama sekali tentang tujuan mereka. Tak tahu kemana melangkah, tiap langkah kecilnya selalu diikuti ketakutan. Hingga kita kadang memutuskan untuk ambil jalan termudah, tidak melakukan apa-apa.  Namun, tidak melakukan apa-apa bukan berarti kamu tidak kemana-mana. Waktu akan menyeret kamu, ke tempat yang sama sekali tidak terprediksi, yang acap kali berupa tempat yang tidak mengenakkan, penyesalan. Tulisan ini adalah peringatan dan juga ajakan untuk diri sendiri yang kerap tak sengaja terlelap dan tak melakukan apapun.  Kalau boleh jujur berpendapat, sepertinya pikiranmu sudah terlalu terkontaminasi oleh keragu-raguan kronis. Ketidakpercayaandirimu sudah terlalu kronis, sepertinya. Bukan tanpa dasar sih, aku bicara dem...