Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2026

Detachment

Pernah nggak sih, ngerasa kalau sepertinya kamu ditaktirkan buat menjadi villain? you feel like, the decisions you take bring you to a confrontation. You feel like you are too cruel, made others cry, hurt people, and people are afraid of you. Bahkan untuk sekadar ngobrol, orang ragu-ragu.  I felt that. And I've received a testimony recently. Does it mean an approval? Why am I not happy with it?  Biasanya di cerita naratif, modelan begini tobatnya kalau sudah mau sekarat ya?

Intense Feeling

Terkadang aku ingin menjadi burung, kadang juga ingin menjadi kucing. Dan dunia ini begitu melelahkan. Apakah hewan-hewan di luar sana juga lelah dengan kehidupan ini? Mungkin saja tidak, karena mereka tak mempunyai kesadaran, dan emosi. Ya, emosi. emosi yang bisa menenggelamkanmu. Emosi yang dikendalikan amygdala, yang esensinya adalah hormon-hormon. Menurutku, hormon adalah suatu hal yang multi dimensi. Ia berbentuk, fisik namun fungsinya adalah komunikasi dengan hal gaib (tersembunyi) yang kau sebut dengan mental. 

Mari tidak Kehilangan Diri Sendiri

 Ramai kepala ini. Ribuan ide menyerbu kalap. Ini atau itu? Oh setelah ini ada a, b, c, d, e... Ah, yang ini nanti saja, karena yang itu tampak menarik. Oh, ada lagi yang baruu, yang itu kapan-kapan saja, ya. Ada kalanya  seperti ini, sampai si penasihat memberi ide. Bagaimana kalau kita tulis dulu saja, wahai tuan Putri? Oh, ide bagus, penasihatku! Dan kepala ini terasa lebih ringan. Wkwk. Thanks, my dear self-advisor. Kepala ini memang basically tidak digunakan untuk menyimpan ide. Jadi menulis selalu menjadi coping mechanism. Gimana ya, nobody had any capacity to listen to my emotional voice anyway. Jadi, biarkan tulisan terus menjadi tempat untuk vent my emotion. Somehow, menulis membuatku stay waras, jadi, ya Alhamdulillah. Diiringi dengan backsound Princess' Waltz, mood kali ini sedang cukup baik. Mari kita jaga, sebelum rusak. Kalau dipikir-pikir, apa yang merusak mood? Salah satunya adalah main Mobile Legend. 

Fear of Communication

I didn't know that people around me were afraid of talking with me until recently. I would never know it if I didn't dare myself to open up and let people share their thought.  I said, I just didn't know how to react. So, I kept silent. It didn't mean I don't like the conversation. I was just observing, with a blank face, since I wasn't sure how-to response. Probably, people get confused since my only response is "Ooh", "oh ya?", "wow".  Along the way, I found out that it matters a lot. I didn't know that it's a skill that everybody is supposed to have until lately. Unfortunately, most of us don't learn it properly. It results in uncertainty, unclarity, or even an abandonment in any social relationships. Growing up, I realize that so many resentments came from that lack of communication, which actually could have been prevented by a simple sentence.  Throwing back to my childhood. I used to ask many questions. I had a qu...

Chronostasis

Ada lini masa yang membeku. Bagi otak manusia, ada ilusi yang menetap, berada di sana, statis, tak turut jalannya waktu. Pernah alami bagaimana guru TK, SD, paman,  bibi, kakek, nenek, teman lama, atau saudara jauhmu yang kompak bilang, "Wah, sudah besar, ya, sekarang? Atau "Wow, kamu kelihatan tua  dewasa ya, sekarang?" - atau ekspresi sejenisnya, setelah bertahun-tahun tidak bertemu?  Itu bukan cuman basa-basi. I believe that is a genuine expression of wonder.  Personamu di mata mereka masihlah anak bawang yang mereka temui bertahun-tahun lalu. There is no update in their brains. Informasi tentangmu membeku dan usang. In their memory, time freezes. Detik jam seolah berhenti. Sampai kemudian kamu menemuinya dan memberika update terbaru. Mengisi impresi lama dengan perspektif baru. Secara nggak langsung, you help your people to perceive yourself more accurately.  Some people forget that change is an absolute. And the others stuck with their old perspective. Your...